Logo

Kelurahan Pammana

Kabupaten Wajo

Home

Profil Kelurahan

Infografis

Listing

Berita

Belanja

PPID

Pelatihan Pembuatan Kompos Limbah Organik dengan Metode Takakura Bersama Kelompok Tani dan Ibu Bkmt di Kelurahan Pammana

KKN 78 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Gelar Pelatihan Pembuatan Kompos Limbah Organik dengan Metode Takakura Bersama Kelompok Tani dan Ibu Bkmt di Kelurahan Pammana

Invalid Date

Ditulis oleh NASRULLAH KADIR, S.Or

Dilihat 50 kali

Pelatihan Pembuatan Kompos Limbah Organik dengan Metode Takakura Bersama Kelompok Tani dan Ibu Bkmt di Kelurahan Pammana

Pelatihan Pembuatan Kompos Limbah Organik dengan Metode Takakura Bersama Kelompok Tani dan Ibu Bkmt (Badan Kontak Majelis Taklim) di Kelurahan Pammana Kabupaten Wajo.

Kegiatan pelatihan pembuatan kompos dari limbah organik dengan metode Takakura dilaksanakan di Kelurahan Pammana dengan melibatkan Kelompok Tani dan Ibu-ibu BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Pembuatan Kompos dengan metode Takakura adalah teknik pengolahan sampah organik menjadi pupuk alami dengan menggunakan wadah sederhana seperti keranjang, serta bantuan mikroorganisme untuk mempercepat proses penguraian.

Metode ini memanfaatkan limbah organik rumah tangga, seperti sisa sayuran, buah, dan makanan, yang kemudian dicampur dengan bahan pendukung (starter) seperti sekam, dedak, atau kompos matang. Bahan-bahan tersebut mengandung mikroorganisme yang berperan dalam menguraikan sampah menjadi kompos.

Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari para kelompok tani dan ibu ibu bkmt kelurahan pammana. Mereka mendapatkan materi terkait pemilahan sampah organik serta teknik pengolahan limbah dapur seperti sisa sayuran dan buah menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan kompos menggunakan metode Takakura. Metode ini dikenal sederhana, tidak memerlukan lahan luas, serta mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga. Peserta diajarkan cara menyiapkan wadah kompos, mencampur bahan organik dengan aktivator, hingga proses perawatan agar kompos dapat terurai dengan baik tanpa menimbulkan bau.

Perwakilan Kelompok Tani menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan manfaat, khususnya dalam mendukung kegiatan pertanian. Dengan adanya kompos, petani dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mulai memanfaatkan pupuk organik.

Sementara itu, Ibu-ibu BKMT mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain membantu mengurangi sampah rumah tangga, hasil kompos juga dapat dimanfaatkan untuk tanaman pekarangan.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat Kelurahan Pammana untuk lebih mandiri dalam mengelola limbah organik serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kolaborasi antara Kelompok Tani dan Ibu BKMT pun diharapkan terus berlanjut dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat ke depan.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Kelurahan Pammana

Kecamatan Pammana

Kabupaten Wajo

Provinsi Sulawesi Selatan

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia